HikmahRekomendasi

500 Meter Lagi Ada Pasar: Cara Menerangkan Ketuhanan ala Kiai Sahal

Oleh dr. Imron Rosyadi

Suatu saat aku teringat di saat masih sekolah di Madrasah Ibtidaiyah, guru-guruku selalu menerangkan bahwa bukti kalau Allah itu ada adalah adanya bumi dan alam semesta. Atas dasar itulah aku bertanya sedikit nakal kepada Kiai Sahal tentang hal tersebut.

“Abah Sahal, kalau bumi dan alam semesta ini tidak ada berarti Allah tidak ada?”

Dengan sabar Kiai Sahal menerangkan dan menganalogikan pertanyaanku ini dengan cara seawam mungkin. Begini keterangan beliau:

“Di Bulumanis ada pasar dan ada rambu-rambu di jalan yang menerangkan 500 meter lagi ada pasar Bulumanis. Apakah seandainya rambu-rambu tersebut hilang, pasarnya ikut hilang? Atau bila rambu-rambu itu ambruk pasarnya ikut ambruk? Tentu tidak. Pasar Bulumanis tetap ada walau rambu-rambunya tidak ada. Demikian juga dengan Allah, ada dan tidak adanya Allah tidak tergantung bumi dan alam semesta.”

Penampakan Pasar Bulumanis.
Foto: Murianews

Sungguh kecerdasan beliau yang bisa memilih contoh-contoh sederhana, mudah dimengerti oleh orang awam. (*)

dr. Imron Rosyidi, mantan dokter pribadi KH. MA. Sahal Mahfudh, pernah menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Islam Pati.

Pojok PIM

FREE
VIEW